Agar Terhindar dari Bahaya, 5 Aturan Keamanan Internet Ini Patut Kamu Lakukan!

Internet secara bersamaan telah menjadi ladang informasi yang luas sekaligus sarangnya durjana maya. Kini sekian banyak  perangkat elektronik telah dapat terhubung ke internet.

Bahkan, ada suatu konsep yang bakal memungkinkan semuanya terhubung ke internet. Konsep ini disebut IoT (Internet of Things).


Teknologi tersebut akan menjadikan seluruh benda fisik dapat saling berkomunikasi. Ini dengan kata lain semakin tidak sedikit perangkat yang terhubung pastinya akan meningkatkan resiko ketenteraman yang semakin besar pula.

Oleh sebab itu, penting untuk kita tidak jarang kali mengikuti sejumlah aturan sebagai berikut guna menjaga ketenteraman data individu di internet. Apa saja itu? Yuk, simak baik-baik.

5 Aturan Keamanan Internet Ini Patut Kamu Lakukan

1. Amankan Perangkat dan Browser

Pertama dan yang sangat utama yakni menyelamatkan perangkat dari virus yang menginfeksi. Kita dapat memilih tidak sedikit anti-virus yang populer, baik itu cuma-cuma maupun berbayar untuk menyelamatkan perangkat dari serangan virus. Seperti Anti-virus yang populer, Avast, AVG, Bitdefender, dan McAfee.

Semuanya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Sebagai ekstra penting pun untuk memasang Anti-malware, contohnya ialah yang populer dan ampuh laksana SuperAntiSpyware dan Malwarebytes.

Sebisa barangkali kita menyelamatkan semua perlengkapan yang terhubung ke internet. Perangkat canggih seperti komputer, smartphone, dan tablet adalahperangkat yang sangat sering menjadi target serangan online.

Setelah selesai menyelamatkan perangkat, lantas yang terakhir yakni menyelamatkan web browser. Semua browser populer laksana Firefox dan Chrome sudah menyerahkan fitur ketenteraman yang ampuh.

Namun, urusan ini masih dapat ditingkatkan memakai add-ons cuma-cuma dari sejumlah pengembang terkemuka. Add-ons atau pengaya ekstra tersebut dipakai untuk menangkal pelacakan, mengingatkan anda pada website yang dianggap riskan dan website yang tidak jarang menyimpan data pemakai.

2. Waspada Saat Belanja Online dan Lindungi Akun Transaksi

Belanja online adalahcara melakukan pembelian barang yang canggih saat ini. Sayangnya, transaksi secara online bisa berpotensi membahayakan. Maka dari tersebut kita mesti berhati-hati.

Pilih website toko online yang terpercaya dan menawarkan sejumlah kebijakan perlindungan konsumen. Selain tersebut seharusnya toko yang terpercaya telah terdaftar di badan hukum.

Hati-hati pula ketika akan mengerjakan pembayaran online, pakai sistem rekening bareng jika diperlukan.

Selalu waspada dan hati-hati andai ada suatu situs yang meminta informasi akun kartu kredit. Karena tak tidak banyak orang yang mendapati tagihan kartu kredit mereka membengkak dampak digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

3. Melindungi Informasi Pribadi

Di era jejaring sosial laksana sekarang, informasi pribadi malah lebih mudah diberikan daripada sebelumnya. Pastinya urusan ini dapat dimanfaatkan oleh pencuri identitas.

Jadi mulai kini kita mesti berhati-hati ketika berbagi informasi individu baik dengan pribadi maupun di website web tertentu.

Manfaatkan fitur ketenteraman privasi di jejaring sosial dengan maksimal, melulu bagikan informasi penting untuk seseorang yang benar-benar dapat kita percaya. Kemudian tahapan selanjutnya yaitu mengayomi password dan bikin pertanyaan ketenteraman yang sulit.

Jangan pakai nama belakang, tanggal lahir, nama fauna peliharaan, dan lain-lain yang gampang ditebak. Dan yang sangat penting yaitu jangan pakai fitur penyimpanan sandi di browser sebab siapa pun dapat melihat urusan tersebut dengan mudah.

4. Jangan Sembarangan Download dan Klik

Banyak permasalahan virus yang menginfeksi komputer diakibatkan karena kekeliruan oleh pemakai. Jadi mulai sekarang tidak boleh lagi men-download file atau program dari website yang tidak terpercaya, lagipula jika tersebut program bajakan.

Kemudian teliti dahulu sebelum membuka lampiran email dari pengirim yang tidak anda kenal. Karena ada sejumlah kasus terjadi yaitu sejumlah virus dikirim dengan membajak akun email dan mengirim email spam ke seluruh kontak. Oleh karena tersebut selalu waspada dan tidak boleh pernah klik sembarang file tanpa dicek dahulu.

5. Waspada dengan Orang Asing dan Cegah Penyalahgunaan

Biasanya pemakai internet yang masih anak-anak paling rentan terhadap ketenteraman informasi pribadi. Mereka ingin terlalu mudah menyalurkan informasi individu ke sejumlah orang yang bahkan tidak dikenal. Maka dari tersebut peran orang dewasa supaya selalu mengingatkan dan melatih anak-anak tersebut paling dibutuhkan.

Di samping tetap mesti waspada kita pun perlu menangkal penyalahgunaan dengan mem-filter akun jejaring sosial supaya tidak dapat diakses oleh sembarang orang.

Kemudian yang terakhir ialah kita pun harus berhati-hati saat berinteraksi dan berteman secara online, sebab tidak seluruh orang di internet tergolong orang baik dan seringkali mereka pun mempunyai kepentingannya masing-masing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar